Karier Caregiver
Mengatur Uang dan Menyiapkan Diri Saat Pertama Kali Merantau
Merantau untuk belajar atau bekerja adalah langkah besar. Untuk pertama kalinya, kamu mengurus uang, makan, dan kesehatan sendiri.
Dr. Budi santoso, S.Kep 2dilihat
Merantau untuk belajar atau bekerja adalah langkah besar. Untuk pertama kalinya, kamu mengurus uang, makan, dan kesehatan sendiri. Banyak orang baru menyadari betapa cepatnya uang habis ketika sudah jauh dari rumah.
Dengan persiapan sederhana, masa awal merantau bisa terasa lebih tenang. Artikel ini membahas apa yang perlu disiapkan, cara mengatur uang, cara berhemat, cara menghindari jebakan keuangan, dan cara menjaga diri ketika rindu rumah.
YANG PERLU DISIAPKAN SEBELUM BERANGKAT
- Simpan salinan dokumen penting, seperti KTP, KK, dan ijazah, dalam bentuk kertas dan digital.
- Buka rekening bank atas nama sendiri.
- Catat nomor penting, seperti keluarga dan tempat tujuan.
- Bawa obat pribadi yang rutin dipakai.
- Cari tahu rute, biaya perjalanan, dan kondisi tempat tinggal.
- Siapkan uang pegangan untuk bulan pertama.
- Beri tahu keluarga alamat lengkap tempat tinggalmu.
Jangan bawa terlalu banyak barang. Bawa yang benar-benar dibutuhkan, karena sebagian barang bisa dibeli di tempat tujuan.
MULAI DENGAN MENCATAT
Langkah pertama mengatur uang bukan menabung, melainkan mengetahui ke mana uangmu pergi. Catat semua pemasukan dan pengeluaran selama satu bulan, termasuk jajan kecil. Catatan bisa dibuat di buku atau di telepon genggam. Sesudah satu bulan, kamu akan melihat pos mana yang paling besar. Sering kali uang habis bukan karena belanja besar, melainkan karena pengeluaran kecil yang terus berulang.
MEMBAGI UANG SETIAP BULAN
Salah satu cara yang sering dipakai adalah membagi uang menjadi 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan. Angka ini hanya patokan, jadi sesuaikan dengan keadaanmu. Yang paling penting adalah kebiasaannya.
SISIHKAN TABUNGAN DI AWAL
Banyak orang menabung dari sisa uang di akhir bulan, dan sisanya sering tidak ada. Balik urutannya. Begitu uang diterima, langsung sisihkan tabungan, baru sisanya dipakai. Pisahkan tabungan dari uang harian, misalnya di rekening lain. Cara ini membuat tabungan tidak mudah terpakai untuk hal yang tidak direncanakan.
PENTINGNYA DANA DARURAT
Hidup di perantauan penuh hal yang tidak terduga, seperti sakit, telepon rusak, atau harus pulang mendadak. Dana darurat membuatmu tidak perlu berutang saat hal itu terjadi. Mulailah dari jumlah kecil, lalu tambah sedikit demi sedikit sampai cukup untuk biaya hidup beberapa bulan.
CARA BERHEMAT SEHARI-HARI
- Masak sendiri bila tempat tinggal memungkinkan.
- Bawa botol minum dan bekal dari rumah.
- Belanja dengan daftar supaya tidak membeli barang yang tidak perlu.
- Bandingkan harga sebelum membeli barang yang mahal.
- Pilih paket data sesuai kebutuhan.
- Tunda pembelian barang keinginan selama beberapa hari.
- Berbagi biaya dengan teman untuk kebutuhan bersama.
MENGHINDARI JEBAKAN KEUANGAN
Ketika uang menipis, tawaran pinjaman cepat terasa menggoda. Pinjaman dan investasi ilegal bisa membuat masalah jauh lebih besar. Periksa legalitasnya lewat Otoritas Jasa Keuangan sebelum memakai layanan apa pun.
- Waspadai penawaran dengan keuntungan besar dan cepat tanpa risiko.
- Hindari pinjaman online yang tidak terdaftar dan berizin OJK.
- Jangan memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun.
- Jangan meminjamkan data diri atau rekening kepada orang lain.
- Jangan berutang untuk gaya hidup.
- Abaikan tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bank.
MENGATASI RINDU RUMAH
Rasa rindu rumah wajar dirasakan, terutama pada minggu-minggu pertama. Jangan menyalahkan diri sendiri. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu menjaga suasana hati.
- Hubungi keluarga secara teratur, tetapi tetap beri ruang untuk beradaptasi.
- Kenali orang-orang di sekitarmu dan ikut kegiatan bersama.
- Bergerak aktif, misalnya berjalan kaki atau berolahraga ringan.
- Belajar hal baru yang kamu sukai.
- Bantu orang lain, karena memberi juga menyenangkan.
- Tidur cukup dan makan teratur.
Bila rasa sedih atau cemas terus berlangsung dan mengganggu kegiatan sehari-hari, ceritakan kepada orang yang dipercaya atau temui tenaga profesional. Meminta bantuan bukan tanda kelemahan.
MENJAGA KEAMANAN DIRI
- Kenali lingkungan sekitar dan jalan menuju fasilitas kesehatan terdekat.
- Simpan nomor kontak darurat di telepon.
- Kunci kamar dan simpan barang berharga dengan baik.
- Beri tahu teman bila pergi ke tempat baru.
- Ikuti aturan tempat tinggal dan hormati kebiasaan masyarakat setempat.
VIDEO TERKAIT
PENUTUP
Merantau mengajarkan banyak hal, termasuk mengatur diri sendiri. Mulailah dari kebiasaan kecil, yaitu mencatat, menyisihkan, dan berhati-hati. Kebiasaan itu akan berguna jauh sesudah masa merantau pertamamu berlalu.
SUMBER RUJUKAN
- Otoritas Jasa Keuangan. Sikapi Uangmu. https://sikapiuangmu.ojk.go.id
- Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id
- NHS. 5 steps to mental wellbeing. https://www.nhs.uk/mental-health/self-help/guides-tools-andactivities/five-steps-to-mental-wellbeing/
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa uang pegangan yang perlu dibawa?
Jumlahnya tergantung kota tujuan dan biaya yang sudah ditanggung. Hitung kebutuhan makan, transportasi, dan pulsa selama satu bulan, lalu tambahkan cadangan.
Bagaimana bila penghasilan kecil, apakah tetap perlu menabung?
Tetap perlu, walaupun jumlahnya kecil. Membangun kebiasaannya lebih penting daripada besar nominalnya pada awalnya.
Bolehkah menggunakan pinjaman online?
Pertimbangkan dengan sangat hati-hati dan pastikan layanan itu terdaftar dan berizin OJK. Bila bisa, hindari berutang untuk kebutuhan yang tidak mendesak.
Apa yang harus dilakukan bila kehabisan uang sebelum akhir bulan?
Periksa catatan pengeluaran, kurangi yang tidak mendesak, dan bicarakan dengan keluarga atau orang yang dipercaya. Hindari pinjaman yang tidak jelas.
Berapa lama rasa rindu rumah biasanya berlangsung?
Berbeda pada tiap orang. Banyak orang merasa lebih baik setelah punya rutinitas dan teman baru. Bila terus mengganggu, ceritakan kepada orang yang dipercaya.
Rekomendasi
Artikel Terkait
-
Karier Caregiver
2 menit baca
Mendampingi Lansia dengan Demensia di Rumah
Mendampingi lansia dengan demensia tidak selalu mudah. Orang yang kita kenal bisa berubah, lupa nama anggota keluarga, atau tiba-tiba gelisah tanpa sebab yang jelas.
Dr. Budi santoso, S.Kep
-
Karier Caregiver
2 menit baca
Mengenal Profesi Caregiver: Tugas, Kompetensi, dan Jalur Sertifikasi
Jumlah lansia di dunia terus bertambah, dan kebutuhan akan pendampingan ikut meningkat. Banyak keluarga membutuhkan orang yang terlatih untuk membantu merawat orang tuanya di rumah.
Dr. Budi santoso, S.Kep
-
Kerja Luar Negeri
3 menit baca
Cara Berkarier di Luar Negeri: Bekal Penting untuk Calon Caregiver
Berkarier di luar negeri sebagai caregiver bukan hanya soal keterampilan merawat. Ada bahasa, dokumen, etika, dan kesiapan mental yang perlu disiapkan sejak awal.
dr Indraprasta